CVGEN

Directions

CVGEN Daily life essentials 🇩🇪💼
💡 Simplify your journey—let’s make Germany understandable!
(6)

26/09/2026

Rekam jejak shinto silitonga sebagai aparat yang tidak paham hal sesimple etika sosmed.

Isi sosmednya badan telanjang, foya foya keluarganya pakai uang negara, judulnya Atase KBRI Berlin, judulnya NCB Interpol Indonesia.

Semua narasi pembodohan, cocoklogi, dicampur campur, menunjukkan betapa tidak kompetennya aparat yang satu ini.

Merugikan negara, sangat merugikan negara, dan sampai sekarang masih dibiarkan merajalela di sosmed bawa bawa nama lembaga negara.

Yes, dibiarkan atasannya, tidak ada pendisiplinan dan follow up dari atasannya atau lembaga yang seharusnya memantau etika sosmed aparat dan APH Indonesia

23/09/2026

Harusnya judul media Indonesia itu lebih sering diisi judul pro rakyat, seperti:

WASPADAI POLISI TUKANG REKAYASA KASUS DI INDONESIA...

Polisi se-inkompeten shinto silitonga yang dikirim ke Jerman.

Track recordnya shinto silitonga di internet dipenuhi dengan kasus kasus rekayasa. Dibawa kebiasaan rekayasa kasusnya ke Jerman.

Akibatnya yang rusak nama baik NKRI dan WNI di mata global.

Dan untuk semua kerusakan yang dia akibatkan itu pakai uang kita, uang rakyat.

23/09/2026

Saya loh ini jelas jelas komen dan balas balas pantun sama si shinto. Status buron direkayasa, administrasi interpol direkayasa, mau coba coba rekayasa otoritas Jerman juga. Sangat sangat memalukan negara si shinto silitonga ini.

Tukang rekayasa kasus seperti shinto ini yang harus dibatasi aksesnya ke fasilitas negara.

Dia sudah permalukan NKRI dan WNI di mata global, mainkan narasi yang isinya bohong dan manipulasi.

JANGAN KEBALIK LAGI INDONESIA....

22/09/2026

Yaaa jelas polisi Jerman dan Interpol harus ikutan terlibat, yang meminta kasus ferienjob diselidiki polisi Jerman dan Interpol kan datang dari KBRI Berlin sendiri...

Mereka pikir pengadilan di Jerman bisa dimanipulasi.

Setelah diselidiki, semua bukti kuat menunjukkan rekayasa kasus dari staff KBRI Berlin, malah playing victim si shinto dan konco konco perekayasa kasus di KBRI Berlin.

Interpol juga membuktikan hal yang sama, rekayasanya dari KBRI Berlin dan Interpol Indonesia.

😑🤷🤦 Negara dan Rakyat speechless dibuatnya.

Kalau perwakilan di KBRI Berlin dan Interpol Indonesia bisa se-ignoran dan setidak kompeten itu sampai merugikan dan mencoreng nama baik negara dan rakyat, masuk akal kalau kita semua marah dan trust issue ke aparat dan pejabat Indonesia

22/09/2026

Siapa yang diutus jadi atase ke KBRI itu sangat berpengaruh ke image NKRI dan WNI

Belajar dari kasus yang direkayasa atase KBRI Berlin di Jerman dan ke Interpol...

Itu sangat merusak citra negara, institusi negara, lembaga pendidikan Indonesia dan WNI

JANGAN SALAH UTUS LAGI..
Utus Atase yang paham etika

21/09/2026

1. Ada UU yang ngatur perkara perdata
2 Ada UU yang ngatur masalah penipuan
3. Ada UU yang ngatur masalah WNI di LN

Eh, si shinto malah pakai UU TPPO ke program Jerman karena s**a s**a dan main main.

Dampaknya NKRI dan WNI yang tanggung. Si shinto sih gak peduli, tiap bulan masih makan gaji dari rakyat

19/09/2026

Untuk pengusaha dan komunitas bidang Indonesia Jerman....

Kalau ada member/client yang mulai dekati kalian mau bayar jasa kalian dan memulai dengan kalimat

"Gak ada Ausbildungstelle dan agen yang bisa dipercaya"

Run.. Block.. Cancel.. Kalau belum terlambat, balikin uangnya dan never again in contact...

They will cost you a lot hanya karena mereka tidak paham sistem rekrut di Jerman, usaha kalian yang akan jadi korban, padahal mereka yang gak mau belajar...

18/09/2026

Dear Indonesia,
Kalau ingin maju, jangan pernah berikan posisi strategis ke karyawan rakyat yang tidak kompeten seperti si shinto. Itu aja sih. Kalian mau follow up atau tidak, you decide

17/09/2026

Mau tau apa prestasi shinto silitonga merepresentasikan polisi Indonesia di Jerman?
1. Ketahuan rekayasa kasus
2. Ketahuan memanfaatkan jabatan dan seragam untuk menghasut sesama WNI di Jerman
3. Sangat tidak beretika, pamer foto dan konten flexing pakai uang negara saat ditugaskan di Jerman
4. Tidak bisa bedakan sosmed pribadi dan sosmed mewakili negara. Foto telanjang dada dipasang di sosmed akun official atase KBRI Berlin

Dan masih banyak lagi?

16/09/2026

Segala hal utang piutang, hal menolak bayar hutang, hal gosip, digeneralisir atase KBRI Berlin sebagai isu TPPO Jerman kemudian diblowup ke media Indonesia, dipakai bahan gosip sebagai bahan rekayasa kasus di Indonesia, manipulasi administrasi dan sistem interpol pakai bahan gosip. Itu menunjukkan rendahnya kualitas aparat dan pejabat kita yang ditempatkan di KBRI Berlin.

Kalau sudah ketahuan Interpol pusat dan otoritas Jerman sampai kalah dua kali di pengadilan itu apa namanya? BIKIN MALU NKRI DAN WNI. Dibayar pakai pajak rakyat, bukannya kerja yang benar, malah bikin malu Indonesia di negara host.

Address

Baubau

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when CVGEN posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share