Bojonegoro 24Jam

Bojonegoro 24Jam π™ˆπ™€π™ˆπ˜½π™€π™π™„ π™Žπ™Šπ™‡π™π™Žπ™„ π™„π™‰π™π™Šπ™π™ˆπ˜Όπ™Žπ™„ π˜Ύπ™€π™‹π˜Όπ™ π˜Ώπ˜Όπ™‰ π™Žπ™„π™‰π™‚π™†π˜Όπ™
πŸ”˜ 𝗣𝗔π—₯𝗧 : Beritabojonegoro.com
πŸ”˜π—œπ—‘π—¦π—§π—”π—šπ—₯𝗔𝗠 : https://instagram.com/bojonegoro.24jam?igshid=YmMyMTA2M2Y=

Kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan korban jiwa terjadi di Jalan Raya Bojonegoro-Cepu, tepatnya di Desa Ngulanan, Ke...
15/08/2026

Kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan korban jiwa terjadi di Jalan Raya Bojonegoro-Cepu, tepatnya di Desa Ngulanan, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (15/08/2026) sekira pukul 00.10 WIB.

Kecelakaan bermula saat truk Mitsubishi nopol H 8857 OV melaju dari arah timur ke barat. Setibanya di lokasi, pengemudi berniat mendahului kendaraan di depannya.

Truk tersebut kemudian mengambil lajur kanan dan melewati marka jalan.
Naas, dari arah berlawanan yakni barat ke timur, melaju pickup L300 nopol AE 1424 KB. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, kecelakaan tidak dapat dihindari.

Akibat kecelakaan, pengemudi pickup dilaporkan meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sementara 2 penumpangnya mengalami luka-luka.

Korban meninggal diketahui berinisial DS (20), warga Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro.
Sementara pengemudi truk berinisial AM (29), warga Desa Pandanharum, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan.

⚠️ *SELALU FOKUS KETIKA DI JALAN, KURANGI KECEPATAN, INGAT KELUARGA KALIAN MENUNGGU DI RUMAH* ⚠️

---------------------------------------------------------------



Ratusan peserta dari siswa berbagai jenjang pendidikan memeriahkan Lomba Gerak Jalan dalam rangka memperingati Hari Ulan...
14/08/2026

Ratusan peserta dari siswa berbagai jenjang pendidikan memeriahkan Lomba Gerak Jalan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, di Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro Kamis (13/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi panggung kreativitas dan semangat kebersamaan.

Sepanjang rute, peserta tampil dengan beragam kostum, seragam, atribut, yel-yel, hingga lantunan lagu yang membuat suasana semakin meriah. Untuk tingkat SD/MI, lomba diikuti 53 peserta dari seluruh wilayah Kecamatan Purwosari. Peserta diberangkatkan pukul 08.00 WIB dari Lapangan Desa Kuniran dan menempuh rute hingga finis di Lapangan Desa Purwosari.

---------------------------------------------------------------



Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 tahun 2026 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegor...
13/08/2026

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 tahun 2026 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, resmi ditutup pada Kamis (13/8/2026). Upacara penutupan digelar di Lapangan Desa Mlideg, Kecamatan Kedungadem.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah, jajaran Forkopimda, Kepala OPD, camat serta para tamu undangan.

Upacara penutupan dipimpin oleh Kepala Staf Kodam V Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar selaku inspektur upacara dan Komandan Upacara Letnan Satu CKM Purnomo. Kegiatan diawali dengan penampilan Pesona Budaya Bojonegoro yang menampilkan Tari Sandur, Tari Thengul, Seni Jaranan, dan Tari Kesatria. Kemudian dilanjutkan penandatanganan hasil proyek TMMD ke-129 dan penanggalan tanda peserta serta pengembalian alat kerja sebagai simbol berakhirnya pelaksanaan TMMD ke-129.

Dalam amanatnya, Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Rudy Saladin yang dibacakan oleh inspektur upacara, disampaikan bahwa TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral yang melibatkan TNI, kementerian atau lembaga pemerintah dan non Kementerian, pemerintah daerah, serta komponen bangsa lainnya yang telah dilaksanakan sejak tahun 1980. Program ini menjadi bagian dari kegiatan pembinaan teritorial dalam rangka pemberdayaan pertahanan wilayah di darat sekaligus membantu tugas pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

β€œTMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” menjadi tema TMMD ke-129 Tahun Anggaran 2026. Kegiatan dilaksanakan selama 30 hari, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026 dengan sasaran di wilayah Kodim 0802 Ponorogo, Kodim 0812 Lamongan, Kodim 0813 Bojonegoro, Kodim 0821 Lumajang, dan Kodim 0828 Sampang.

Dalam pelaksanaannya, perencanaan dan penentuan sasaran dilakukan secara terkoordinasi dan terpadu mulai tingkat desa, kecamatan hingga pemerintah daerah, serta ditindaklanjuti melalui kebijakan dari tingkat pusat. Selain sasaran utama, TMMD ke-129 juga melaksanakan sejumlah program unggulan TNI Angkatan Darat. Di antaranya ketahanan pangan seluas satu hektare, Manunggal Air Bersih di lima titik, rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni, pembangunan lima unit MCK.

β€œJuga pemberian 100 paket makanan tambahan bagi penderita stunting, serta kegiatan Bersatu dengan Alam melalui penanaman pohon dan pembersihan lingkungan fasilitas umum maupun sosial,” tambahnya.

Pangdam V Brawijaya berharap hasil pelaksanaan TMMD dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat dan terus dipelihara agar manfaatnya dapat berlangsung dalam jangka panjang. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pemerintah daerah, masyarakat, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan TMMD ke-129 sehingga berjalan sukses, aman, dan lancar.

Ia berpesan untuk tetap mempertahankan semangat kebersamaan, gotong royong, dan kemanunggalan TNI dan rakyat dengan selalu hadir membantu menyelesaikan masalah serta kesulitan masyarakat. Lalu juga memelihara hasil program TMMD ke-129 agar manfaatnya dapat dinikmati warga masyarakat dalam kurun waktu yang panjang.

β€œDengan menucap Syukur Alhamdulillah kehadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala pada Kamis 13 Agustus 2026 pukul 09.41 WIB, TMMD ke-129 Tahun Anggaran 2026 secara resmi saya nyatakan ditutup,” ucap inspektur Zainul.

Penutupan ini menjadi momentum untuk melanjutkan semangat gotong royong dan sinergi TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.

---------------------------------------------------------------



Para petani tembakau di Kabupaten Bojonegoro bisa tersenyum gembira. Di tengah meningkatnya biaya produksi, bantuan pupu...
13/08/2026

Para petani tembakau di Kabupaten Bojonegoro bisa tersenyum gembira. Di tengah meningkatnya biaya produksi, bantuan pupuk NPK dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro hadir sebagai harapan baru yang mampu meringankan beban pengeluaran sekaligus menjaga produktivitas tanaman.

Bagi para petani, bantuan ini bukan sekadar pupuk. Bantuan tersebut menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam mendampingi petani selama musim tanam, sehingga mereka dapat lebih tenang mengelola lahannya dan tetap optimistis menyongsong masa panen.

Salah satu penerima manfaat bantuan pupuk adalah Gapoktan Sumber Rezeki, Desa Sumberagung, Kecamatan Kepohbaru yang mengelola lahan tembakau seluas 125 hektare. Kelompok tani ini menerima bantuan pupuk NPK sebanyak 21.875 kilogram. Sementara itu, Gapoktan Tani Maju Sejahtera, Desa Banjarjo, Kecamatan Sumberrejo yang mengelola lahan seluas 220 hektare menerima bantuan pupuk sebanyak 38,5 ton.

Perwakilan Gapoktan Sumber Rezeki, Suprapto, mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi petani karena mampu mengurangi beban biaya produksi yang setiap tahun terus meningkat.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Setyo Wahono, Ibu Wakil Bupati Nurul Azizah, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bojonegoro atas bantuan pupuk NPK untuk tanaman tembakau sebanyak 21.875 kilogram,” katanya.

Bantuan ini, kata Suprapto, sangat membantu kami dalam mengurangi biaya produksi dan menjadi penyemangat bagi petani untuk meningkatkan hasil panen. Ia berharap program ini terus berlanjut demi kesejahteraan petani Bojonegoro.

Ungkapan senada disampaikan Ketua Gapoktan Tani Maju Sejahtera Desa Banjarjo, Kecamatan Sumberrejo, Suwito. Menurutnya, bantuan pupuk yang diterima para petani menjadi dukungan nyata pemerintah terhadap keberlangsungan usaha tani tembakau.

"Kami dari Gapoktan Tani Maju Sejahtera Desa Banjarjo mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Ibu Wakil Bupati Nurul Azizah, serta Bapak Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian beserta seluruh jajaran yang telah memberikan bantuan pupuk kepada petani kami sebanyak 38,5 ton," ujarnya.

Ia menambahkan, bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas tanaman sekaligus menumbuhkan optimisme para petani dalam menghadapi musim tanam tahun ini.

"Kami berharap bantuan ini memberikan manfaat yang besar, meningkatkan produktivitas tanaman tembakau, serta menambah semangat petani dalam mengelola lahannya," pungkasnya.

Program bantuan pupuk NPK merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama perekonomian daerah. Dengan berkurangnya beban biaya produksi, petani diharapkan dapat mengalokasikan sumber daya secara lebih optimal untuk meningkatkan kualitas budidaya, sehingga hasil panen semakin baik dan kesejahteraan keluarga petani pun terus meningkat.

---------------------------------------------------------------



Bupati Medhayoh edisi ke-9 digelar di Desa Cengkir Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro pada Rabu (12/8/2026). Dala...
12/08/2026

Bupati Medhayoh edisi ke-9 digelar di Desa Cengkir Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro pada Rabu (12/8/2026). Dalam kegiatan ini, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah hadir dan ikut panen memetik tembakau bersama petani. Tembakau merupakan komoditas unggulan dan mata pencaharian petani lokal.

Sebelum ke lokasi, Bupati dan rombongan mengunjungi Pondok Pesantren Darul Istiqomah. Lalu, Bupati dan Wakil Bupati ikut memanen tembakau. Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke Embung Cengkir untuk melepas benih ikan. Baru setelahnya, rombongan menuju ke lokasi Bupati Medhayoh dan menyempatkan diri untuk menanam benih melon di Greenhouse Desa Cengkir yang bertetapan di sebelah lokasi.

Dalam dialog langsung dengan warga, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengungkapkan bahwa mayoritas warga Cengkir dan sekitar merupakan petani yang menanam tembakau. Untuk itu, melaui Dinas PU Sumber Daya Air (SDA), Pemkab Bojonegoro akan membuat embung. Embung yang dibangun merupakan embung seri dimana pemerataan air dapat didistribusikan secara optimal dan merata.

β€œMinimal yang terairi setiap embungnya nanti 5 hektare. Rencananya kami membuat 4 titik. Dari DPU SDA sudah jalan 2 titik. Embung ini dibuat di wilayah Sungai Semar Mendem yang nantinya menyambung diatribusi airnya ke lahan petani sehingga lebih cepat dan mengurangi beban biaya operasional,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Nurul Azizah menambahkan komitmen Pemkab Bojonegoro untuk menuntaskan berbagai persoalan mendasar warga, mulai dari kesehatan hingga fasilitas hunian layak. Ia menyampaikan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu fokus utama target Pemkab saat ini. Pihaknya menargetkan Bojonegoro sepenuhnya bebas dari penyakit Tuberkulosis (TBC).

Jika terdapat warga yang mengalami TBC, dapat ditindaklanjut di faskes 1 puskesmas terdekat dengan gratis atau tanpa biaya. Selain itu juga terdapat pelayanan kemoterapi, penyakit jantung, steam cell dan DSA di RSUD Sosodoro Djatikoesomo.

β€œUntuk Keluarga dengan desil 1 hingga 3 yang rumahnya tidak tersambung dengan listrik, maka akan disambungkan secara gratis. Sementara warga dengan desil 1 dan 2 yang saat ini ruang tamu rumahnha masih berupa tanah, di tahun 2026 akan dibuat menjadi tekel melalui Dinas PU Cipta Karya,” tambah Wabup.

Suasana kegiatan Bupati Medhayoh begitu hidup. Satu persatu warga menyampaikan uneg-unegnya langsung kepada Bupati dan Wakil Bupati yang langsung ditanggapi. Dialog langsung ini juga berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan sesekali diselingi canda tawa.

Sementara itu, Kepala Desa Cengkir, Ruslan mengucapkan terimakasih dan selamat datang kepada Bupati dan Wakil Bupati yang hadir langsung di Desa Cengkir. β€œTerimakasih, siang hari ini kumpul bersama warga dalam kegiatan. Semoga ini bisa menjadikan masyarakat Bojonegoro bahagia makmur membanggakan,” terangnya.

Ruslan melaporkan luasan Desa Cengkir 420 hektare dengan sawah 330 hektare, lahan permukiman 70 hektar, dan sisanya berupa lahan makam, lapangan, dan embung. Untuk embung seluas 17,2 hektate menjadi pendukung petani di desa.

β€œPetani panen padi 2 kali. Sedangkan di sekitar wilayah embung bisa 3 kali panen. Untuk petani tembakau hampir 90%,” katanya.

---------------------------------------------------------------



11/08/2026

Mobil Toyota Alphard yang ditumpangi KH Anwar Zaid alami kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Bojonegoro-Ngawi, turut Desa Prangi, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Senin malam (10/08/2026) sekitar pukul 22.45 WIB.

Beruntung, dalam kejadian tesebut KH Anwar Zaid hanya mengalami luka ringan di pundak sebelah kiri dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Dari data yang dihimpun, mobil Toyata Alphard berpenumpang KH Anwar Zaid behenti di belakang truk karena ada perbaikan jalan dan menunggu antrean buka tutup jalur, namun tiba-tiba ditubruk truk yang melaju dari arah belakang sehingga mobli Toyata Alphard tergencet di antara dua truk.

Diduga, pengemudi truk trailer mengantuk sehingga tidak bisa menguasai laju kendaraanya dan menabrak mobil Toyata Alphard yang ditumpangi KH Anwar Zaid.

Identitas kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut yaitu mobil Toyota Alphard nomor polisi S 148 AH, yang dikemudikan Ansori (31), berpenumpang KH Anwar Zaid, keduanya warga Desa Simorejo, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, kontra truk trailer nomor polisi S 9491 UH, yang dikemudikan WP (44), warga Desa Bicak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

⚠️ SELALU FOKUS KETIKA DI JALAN, KURANGI KECEPATAN, INGAT KELUARGA KALIAN MENUNGGU DIRUMAH ⚠️

---------------------------------------------------------------



Rombongan KH. Anwar Zahid mengalami Kecelakaan di wilayah Padangan Bojonegoro, Senin(10/08/2026) sekira pukul 23.00 WIB....
11/08/2026

Rombongan KH. Anwar Zahid mengalami Kecelakaan di wilayah Padangan Bojonegoro, Senin(10/08/2026) sekira pukul 23.00 WIB.

Belum diketahui pasti kronologi kejadian yang ada, namun dalam kecelakaan tersebut tidak ada korban jiwa.

Rombongan KH. Anwar Zahid, dikabarkan hendak berangkat ke Banjarnegara Jawa Tengah untuk menghadiri undangan pengajian.

Mau sekalian tak gabungkan sama berita kecelakaan tadi biar jadi 1 rilis berita?

---------------------------------------------------------------



10/08/2026

Arus lalu lintas di Jalan Raya Bojonegoro-Cepu, tepatnya di wilayah Desa Sudu, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengalami kemacetan panjang pada Senin malam (10/08/2026).

Kemacetan yang berlangsung hampir 1 jam lebih ini disebabkan mobil besar yang mogok di tengah badan jalan. Akibatnya, jalur penghubung Bojonegoro-Cepu lumpuh total.

πŸŽ₯ : SUARABANYUURIP.com , Grup WA.

---------------------------------------------------------------



Address

Ngasem
Bojonegoro

Telephone

+6288235466728

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Bojonegoro 24Jam posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share