07/10/2022
Kebohongan Yang Dilakukan Terus Menerus Akan Menyamar Menjadi Sebuah "Kebenaran" adalah merupakan realita era post-truth dimana penggiringan opini, manip**asi fakta serta gulungan gelombang hoax menjadi suatu hal lumrah dalam keseharian kita saat ini. Terkhusus bagi netizen yang budiman.
Demikian pun dalam sirkulasi politik subkultur, tentu tak luput terkena imbasnya, termasuk politisasi di organisasi-organisasi jalanan seperti club motor yang awalnya terbentuk atas rasa persaudaraan tanpa memandang siapa dan apa strata golongannya namun kemudian atas sentimen segelintir orang dengan mudahnya dipelintir menjadi arogansi berselimut historikal di lini-lini masa mereka.
Bagi club pemotor berbahan bakar media sosial dan hoax, yang selalu berkosmetik dan tampil dangkal (karena pada kondisi sebenarnya mereka kurang mampu berkontribusi apa-apa) tentulah mereka merasa citra dirinya paling benar, padahal mereka silap, karena sebetulnya masih banyak aktifitas di ruang publik yang lebih powerfull untuk beraktualisasi ketimbang berisik bermasturbasi.
Club kami, Bikers Brotherhood 1% MC sudah tentu tak perlu gaduh woro-woro gono-gini menggiring opini, karena itu p**a kami tak pernah bersibuk merespon perihal remeh temeh seperti yang sedang digadang-gadang pihak lain saat ini.
Apalagi kami sedang bergegas menuju perhelatan besar ulangtahun ke 34 kami, rasanya tak perlu kami berkutat mengklarifikasi, biarkan waktu dan publik menjadi saksi, bahwa kami saling memahami bagaimana sejatinya persaudaraan kami teruji.
"We are the winners in the hearts of the people while continuing to fight in the realm of law."
Satu Persen Harga Mati!