13/07/2019
Heat stroke adalah penyakit yang disebabkan paparan suhu panas dari sengatan matahari di luar batas toleransi tubuh, Keadaan ini biasanya akibat aktivitas fisik pada suhu tinggi. Penyakit ini rawan menyerang jamaah haji, terlebih jamaah haji Indonesia terbiasa hidup dengan suhu udara dikisaran 30 derajat.
Heat Stroke tidak bisa dianggap sepele. Sebab, jika tidak segera diobati bisa mengakibatkan kerusakan yang permanen dan mengancam nyawa. Gejala terserang heat stroke ditandai dengan peningkatan suhu tubuh lebih dari 40 derajat celcius, mual, pusing, lemah, mudah emosi, bingung, mengigau, pandangan kabur, serta kejang-kejang hingga tidak sadarkan diri.
Heat Stroke bisa menjadi ancaman serius ketika jamaah haji menjalankan rukun haji di Arafah dan Mina (ARMINA). Untuk itu, berikut 5 cara mencegah heat stroke menurut Kapuskes Haji:
● Minum air setiap 2-3 jam, jangan menunggu haus.
● Semprotkan air ke wajah dan bagian tubuh lainya yang terkena sinar matahari.
● Gunakan pakaian yang longgar dan mudah menyerap keringat.
● Bagi yang berusia lanjut dan atau memiliki penyakit sebaiknya bepergian dengan pendamping dan sering kontrol kesehatan dengan dokter kloter.
● Gunakan alas kaki, pakai payung dan penutup kepala jika bepergian.
Itulah tips menghindari heat stroke, semoga bermanfaat bagi sahabat yang akan melaksanakan ibadah haji ya. 😊
Anda yang berencana haji dan Umroh, silahkan hubungi travel Consultant kami di Bio.