21/09/2026
Niat adalah landasan utama dalam melaksanakan ibadah umrah. Memahami tata cara dan bacaan niat yang benar baik untuk diri sendiri maupun saat mewakili orang lain sangat penting agar ibadah berjalan sah dan sesuai syariat.
Ketentuan dan bacaan niat yang perlu dipahami:
- Niat untuk Diri Sendiri: Dilakukan saat berada di miqat sebelum melewati batasnya.
Bacaan: Labbaikallahumma โumratan (โAku memenuhi panggilan-Mu, ya Allah, untuk melaksanakan umrahโ)
- Niat untuk Orang Lain (Badal Umrah): Dilakukan saat memulai ihram dengan meniatkan atas nama orang yang dibadalkan.
Bacaan: Labbaikallahumma โumratan โan fulan (โAku memenuhi panggilan-Mu, ya Allah, untuk melaksanakan umrah atas nama Fulanโ).
- Kriteria Orang yang Dapat Dibadalkan: Orang yang telah meninggal dunia, atau tidak mampu melaksanakan umrah sendiri karena kondisi fisik yang bersifat menetap (seperti usia sangat lanjut atau sakit berat).
- Ketentuan Penting Badal Umrah: Orang yang membadalkan sebaiknya sudah pernah menunaikan umrah untuk dirinya sendiri. Selain itu, satu rangkaian umrah hanya diniatkan untuk satu orang.
Niatkan dengan benar, tunaikan dengan ikhlas.
Simak detail penjelasannya pada slide gambar di atas! Simpan postingan ini sebagai panduan, dan bagikan kepada rekan atau keluarga Anda.